Robot Trading Bitcoin

Sekarang orang lagi ramai-ramainya membicarakan mata uang yang hanya ada di internet, yaitu bitcoin. Bagaimana tidak, dalam beberapa tahun saja nilai mata uang ini meningkat dengan sangat drastis.

Kenaikannya bahkan tak tanggung-tanggung. Dari 5000 rupiah per 1 bitcoinnya di tahun 2010, sekarang malah seharga ratusan juta rupiah.

Bayangkan jika kamu membeli 200 keping bitcoin dengan seharga 1 juta rupiah di awal-awal kemunculannya tersebut, berapa sekarang uang yang kamu punya? Sudah dipastikan kamu akan kaya mendadak dan masuk ke dalam kaum sultan di Indonesia.

Sebagai gambaran, di bulan April 2021 lalu saja, bitcoin sempet menyentuh titik tertingginya, yaitu hingga 800 juta per satu kepingnya! Wow! Hampir 1 miliar!

Seandainya orang-orang tahu bahwa bitcoin akan naik drastis seperti itu, pasti akan banyak trader dan investor yang berbondong-bondong mengumpulkan dan memborong mata uang internet tersebut di awal tahun 2010an.

Tapi bertrading bitcoin di masa sekarang pun sebenarnya masih belum ketinggalan. Apalagi di market forex yang berbasis margin trading, maka kita bisa mendapatkan profit entah itu harga naik ataupun turun, karena memiliki fitur long dan short.

Untuk lebih gampangnya, banyak orang juga menggunakan robot trading bitcoin, sehingga aktivitas berdagang mereka diserahkan kepada software dan bisa berjalan secara otomatis selama 24 jam penuh.

Kok bisa secanggih itu ya? tentu saja! Kamu pun bisa melakukannya dengan mudah! Jika tertarik, baca lebih lanjut ya!

Penjelasan Robot Bitcoin

Internet dan dunia teknologi informatika memang benar-benar canggih! Tak hanya perdagangan dan distribusi yang bisa dilakukan secara online, akan tetapi ada pula jenis perdagangan yang bisa dilakukan secara otomatis.

Jadi robot trading bitcoin ini telah didukung oleh algoritma canggih sehingga proses perdagangan pun akan begitu mulus – selama berdasarkan strategi yang dimiliki oleh para profesional trader yang sudah terbukti menghasilkan cuan secara konsisten.

Ada banyak jenis robot forex yang dijual secara bebas di pasaran. Hanya saja yang benar-benar mampu memberikan cuan konsisten yang melimpah cenderung bisa dihitung dengan jari.

Ini karena hukum 5:95 masih berlaku. Jadi, di dunia valas itu, sekitar 5%-nya saja yang mampu sukses, sementara sisanya sebanyak 95% cenderung mengalami kerugian dari waktu ke waktu – sekalipun kamu menggunakan robot.

Ingat, pasar forex merupakan praktik spekulasi. Tidak ada satu pun orang yang benar-benar tahu kemana harga akan bergerak.

Jika memang demikian, percuma juga menggunakan robot atau EA

Nggak gitu juga! Ada banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dengan menggunakan robot forex, termasuk mendatangkan cuan asalkan sudah memenuhi beberapa syarat penting.

Syarat-syarat tersebut bisa meliputi:

  • Mengerti dasar-dasar forex
  • Mengerti cara menggunakan platform forex yang digunakan (misalnya MT5).
  • Tahu apa itu bitcoin.
  • Mampu menemukan robot yang mumpuni.

Jadi masalah muncul bukan hanya dari robot itu sendiri, akan tetapi juga harus mengerti cara bertrading yang baik dan benar.

Trader yang benar-benar sudah berpengalaman tentunya tidak hanya menghitung segala sesuatunya berdasarkan profit saja, akan tetapi robot cryptocurrency yang digunakan juga tidaklah membebani kemungkinan loss yang akan didapatkan.

Jangan terjebak dengan penawaran yang selalu mengatakan: “robot forex ini berjalan secara otomatis, sehingga tak perlu mengerti tentang forex”.

Padahal, marketing-marketing yang menawarkan produknya seperti itu bisa kita sebut sebagai penyesat hidup. Soalnya, sekalipun praktik trading kita dilakukan dengan robot dan berjalan 100% otomatis, tapi mengetahui dasar-dasar forex tetap harus dilakukan agar terhindar dari kesalahpahaman.

Beginilah Robot Cryptocurrency Bekerja

Jika kamu pernah membaca tentang robot forex atau bahkan menggunakannya, maka robot cryptocurrency juga bekerja dengan cara yang sama, karena masih bisa menggunakan platform serupa dan kebanyakan di desain melalui MQL5.

Hanya saja bedanya terletak dari strategi dan sistem yang dibuat, karena harus disesuaikan dengan sifat dan karakteristik pergerakan dari jenis-jenis mata uang digital tersebut.

Soalnya, ada banyak jenis-jenis cryptocurrency yang bermunculan, dan beberapa yang paling terkenal adalah Bitcoin, Dogecoin, dan Euthereum.

Uniknya, setiap cryptocurrency juga ternyata memiliki sifat yang berbeda dari satu jenis dengan jenis yang lainnya.

Dengan begitu kamu harus memastikan membeli robot yang khusus dibuat untuk jenis mata uang digital tertentu, dan bukanlah jenis robot cryptocurrency secara umum.

Meskipun ada satu robot yang mampu berdagang di semua jenis Crypto, tetapi sudah dipastikan settingannya akan berbeda.

Harus Bermitra Dengan Broker

Tidak semua broker menyediakan perdagangan Cryptocurrency. Sebaliknya, ada juga beberapa pialang yang hanya menjual mata uang digital tersebut saja – tanpa embel-embel mata uang negara, saham, obligasi, dan lain sebagainya.

Dikarenakan ada broker yang melarang kita menggunakan robot tertentu, maka kita pun harus pandai dalam memilih pialang agar tidak melahirkan masalah di kemudian hari.

Bahkan bisa dikatakan bahwa penjual robot perdagangan bitcoin biasanya bermitra dengan broker tertentu. Peran broker inilah yang akan mengeksekusi perintah hasil kiriman robot tersebut.

Alhasil, pialang pun akan ikut andil bagian sebagai penyedia jasa “sinyal cryptocurrency” untuk mendapatkan penghasilan tambahan, yang mana keputusan tersebut diambil berdasarkan analisa dari robot.

Tapi bukan berarti kamu tak boleh menggunakan robot tersebut secara mandiri. Kamu juga boleh memasang robot tersebut di platform trading asalkan broker yang kamu pilih tidak merasa keberatan. Contoh dari broker yang memperbolehkan kita menggunakan robot cryptocurrency adalah FBS dan HotForex.

Bekerja Dengan Regulator

 

Broker yang memperbolehkan kita untuk berdagang menggunakan robot saja tidak cukup, karena pialang tersebut juga harus sudah diregulasi oleh badan pengawas keuangan di negara-negara tertentu.

Di Indonesia sendiri, ada OJK dan Bappebti. Sementara di Amerika ada FCA dan ASIC. Masing-masing negara pasti memiliki regulasi masing-masing.

Nah, regulator tersebut mengharuskan semua broker untuk mampu memisahkan dana klien dan menyerahkan laporan tentang bagaimana mereka menggunakan dana tersebut.

Ini tentunya memastikan bahwa tidak adanya broker atau robot yang dapat menyalahgunakan dana deposit kita.

Sebaliknya, mendepositkan dana di broker yang tak memiliki regulasi sangat riskan, karena uang kita bisa saja dibawa kabur oleh mereka.

Gunakan Leverage yang Sesuai

Setelah memilih jenis broker tertentu, sekarang saatnya kamu memilih leverage yang sesuai. Jenisnya bermacam-macam, dimulai dari 1:100 hingga 1:5000.

Jadi leverage ini semacam dana pinjaman dari broker untuk kita. Agar lebih mudah dipahami, mari kita lakukan simulasi, misalnya:

Budi menggunakan leverage 1:100. Itu artinya, jika Budi mendepositkan dana sebesar $100, maka itu setara dengan 100 x 100 = $10.000. Artinya, broker meminjamkan dana sebesar 10.000 – 100 = $9.900.

Kok mau-maunya broker ngasih kita pinjaman? Mau dong, soalnya dana pinjaman tersebut tidak bisa ditarik, hanya digunakan untuk memfasilitasi kita agar bisa bertrading dengan modal mini.

Selanjutnya, saatnya robot cryptocurrency kita melakukan order.

Katakanlah robot tersebut melakukan transaksi sebesar 0.01 lot, maka itu setara dengan 0.01 x 100 = 1 lot. Ketika ada pergerakan 100 pips, maka kita akan mendapatkan $100 dengan menggunakan 0.01 tersebut. Tapi ingat, 99% dana kita hasil pinjaman dari broker dengan sistem leverage, sehingga $99 nya harus dikembalikan ke mereka, dan sisanya $1 akan menjadi milik kita.

Nah, semakin besar leverage yang kita gunakan, maka akan memungkinkan kita bertransaksi dengan modal kecil.

Misalnya, dengan dana $100 dan leverage 1:1000, kita bahkan bisa bertransaksi menggunakan 1 lot, tapi tidak mungkin bisa dilakukan jika leverage yang kamu pilih adalah 1:100, karena dana kita kurang.

Leverage ini ibaratkan pedang bermata dua. Memang semakin besar leverage yang digunakan, maka akan memungkinkan kita berdagang hanya dengan modal mini. Tapi di saat yang bersamaan, uang kita pun akan semakin cepat menguap habis jika adanya kesalahan dalam bertransaksi.

Dengan begitu, rata-rata leverage terbaik yang biasa trader gunakan adalah tidak lebih dari 1:200.

Tapi jika kamu ingin mencoba dan bereksperimen, silahkan gunakan leverage yang lebih besar. Tapi resiko ditanggung sendiri ya!

Oh ya selain itu, kita pun harus menanyakan kepada penjual robot cryptocurrency berapa leverage yang terbaik untuk digunakan. Jika misalnya mereka tak bisa menjawabnya atau mengatakan “terserah”, maka kita patut curiga, karena mungkin saja EA tersebut belum menjalani backtesting.

Robot Cryptocurrency Harus Menjalani Backtesting

Backtesting akan memungkinkan kita melihat hasil dari perdagangan yang robot lakukan. Ada 3 tahapan backtesting yang wajib dilakukan oleh robot sebelum kita membelinya, yaitu:

  • Backtestingdi strategy tester demi menemukan settingan yang cocok.
  • Backtesting di akun demo demi mengimplementasikan settingan tersebut secara real time.
  • Backtesting di akun riil untuk mengetahui secara pasti bahwa robot tersebut memang membawa cuan dan bukan musibah.

Kebanyakan trader melupakan tiga tahapan tersebut saat mereka membeli robot trading bitcoin. Padahal ini adalah poin penting agar kamu nantinya tidak perlu melakukan 3 tahapan tersebut secara sendirian.

Cukup minta saja settingan yang mereka lakukan serta laporan dari hasil perdagangan mereka selama beberapa waktu – akan lebih bagus jika mereka memiliki link yang berisi live trade. Jika mereka tak mampu melakukannya, maka harus kamu hindari sepenuhnya.

Ada salah satu contoh robot terbaik yang bisa kamu gunakan yang telah melalui berbagai macam tahapan, termasuk penggunaannya secara langsung di real account, yaitu Eseries.

Berdasarkan live trading yang diberikan, kita bisa melihat bahwa robot forex tersebut sudah menghasilkan lebih dari 1000% profit dengan tingkat resiko yang wajar, yaitu antara 20%-30%.

Pastikan kamu juga mencari robot trading bitcoin dengan standarisasi seperti itu!

Cara Menjadi Kaya Melalui Bitcoin

Cara ini sudah disebutkan di awal-awal artikel, yaitu dengan membeli bitcoin yang banyak di tahun 2009, kemudian menjualnya di bulan April 2021 ketika harga berada di kisaran 800 juta per satu kepingnya.

Tapi itu cerita lama, karena kita tak mungkin bisa pergi ke masa lalu menggunakan mesin waktu.

Namun masih ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan di masa kini agar bisa kaya melalui bitcoin di masa depan!

Benar-benar menarik hati, kan? Jadi, ayo kita pelajari lebih lanjut cara, tahapan, dan syaratnya!

Mempelajari Investasi dan Ilmu Keuangan

Kebanyakan orang kaya menguasai ilmu keuangan, yang sayangnya tak pernah diajari di bangku sekolah. Padahal, semakin berkembangnya era teknologi, maka pergeseran kebutuhan masyarakat pun akan terjadi.

Buktinya, hampir kalangan muda di masa kini mengenal apa itu bitcoin dan investasi. Itu artinya, seharusnya sekolah pun harus mulai memberikan ilmu berupa mengelola uang, karena itulah yang akan diterapkan di dunia nyata.

Seorang pebisnis kaya raya bernama Robert Kiyosaki pun sangatlah menyayangkan hal ini, sehingga dia menilai bahwa guru terbaik bisa datang dari kehidupan nyata – dan bukan dari sekolah.

Sehingga menurutnya, ilmu keuangan harus didapatkan dari guru di luar sekolah, seperti dari para akuntan, pengacara, bankir, dan agen perumahan.

Sementara untuk kita sebagai trader, kita akan belajar secara langsung dari pengalaman saat perdagangan dilakukan, dimulai dari sistem hingga money management.

Video wawancara Robert Kiyosaki yang menggegerkan dunia maya tersebut bisa kamu lihat di sini: https://www.youtube.com/watch?v=KZf8-KDBI8I.

Dan jika kamu ingin tahu lebih banyak tentang pintu gerbang dari ilmu keuangan, silahkan beli bukunya yang berjudul Rich Dad Poor Dad. Untuk pengalamannya, bisa menggunakan robot Eseries dan bertrading secara otomatis di forex!

Cari Robot Trading Bitcoin yang Realistis

Kita bisa menjadi kaya dari bitcoin akan tetapi harus tetap realistis. Tak ada yang namanya kaya mendadak dalam semalam, kecuali jika kamu mendapatkan warisan dari eyang gunung kidul atau menikahi janda kaya.

Meskipuan sebagian besar bot bitcoin tersebut sepenuhnya berjalan secara otomatis, akan tetapi masih tetap ada hal-hal yang wajib dilakukan oleh penggunanya agar mendapatkan hasil yang terbaik.

Ini termasuk:

  • Mulai dari yang kecil. Jangan tiba-tiba melakukan deposit yang besar, sekalipun kamu menemukan uang kaget yang tak akan habis dimakan tujuh turunan. Mulailah dari yang terkecil (misalnya $1000), dan biarkan portofolio kamu tumbuh dengan sendirinya.
  • Jangan bertransaksi dengan resiko lebih dari 1% per trade. Jika kamu memiliki $1000, maka maksimal kerugian yang bisa diderita adalah 1000 pips dengan penggunaan lot 0.01. Mencapai 1000 pips itu hal yang mudah bagi pergerakan bitcoin!
  • Gunakan strategi compound. Misalnya kamu menggunakan compound 50%, maka setiap laba yang didapatkan akan masuk ke dalam modal sebanyak 50%. Dana kamu pun akan semakin tumbuh, sehingga lot perdagangan pun akan semakin besar. Ini ibaratnya bola salju yang bergulir dari puncak gunung es, dari yang setitik mejadi gundukan besar.
  • Cari waktu yang terbaik. Ada beberapa orang yang menghindari jam Asia atau news-news besar yang membuat harga sulit untuk diprediksi.

Lakukan cara-cara di atas, maka kamu akan menjadi kaya dalam beberapa tahun ke depan. Intinya, manage dulu resiko, protif datang kemudian.

Cara Menghindari Robot Trading Bitcoin yang Scam

Jangan salah, penipu akan selalu berkeliaran di manapun mereka bisa, dimulai dari gunung hingga lembah, termasuk di dalam internet.

Agar kamu tidak tertipu oleh trader gadungan, silahkan pikirkan baik-baik poin ini sebelum membeli robot atau memulai perdagangan.

  • Reputasi. Robot bitcoin yang mumpuni pastinya memiliki reputasi baik. Bisa kamu lihat di bagian reviewnya.
  • Regulasi. Ingat, ktia pun bisa melakukan copy trade secara langsung ke broker yang menggunakan bot bicoin. Pastikan broker tersebut sudah teregulasi sehingga tak akan ada masalah saat proses withdrawal
  • Transparansi. Penjual robot yang terpercaya akan memperlihatkan kelebihan dan kelemahannya, terutama di bagian gain dan drawdown.
  • Customer Service. Jangan mau membeli di tempat yang CS-nya tak ramah atau kurang responsif.

Terhindar dari penipu juga merupakan salah satu syarat terpenting agar kamu bisa kaya melalui perdangangan bitcoin.

Seperti misalnya Eseries, robot yang digunakan sudah benar-benar mumpuni sehingga mampu menghasilkan profit sebanyak 1000%, atau kurang lebih $24.000 hanya dalam kurun waktu satu tahun saja!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *