Forex Trading Robot

Kita pasti semua ingin mapan secara finansial atau bahkan kaya raya, dan diantara dari kita mungkin sekarang tengah mencoba mengadu nasib di pasar forex. Memang, forex trading bisa memberikan kita sejumlah cuan yang begitu besar, hanya saja tidak semua orang mampu melakukannya, sekalipun menggunakan robot!

Para pemula yang ingin cepat kaya dari forex ini jarang mengetahui bahwa setiap strategi trading forex pasti memiliki resiko tersendiri, begitupun dengan robot yang mampu menganalisa pergerakan harga valas lebih cepat daripada manusia.

Jadi jangan dulu berpikir tiba-tiba kaya mendadak, masih ada banyak hal yang wajib kamu tekuni, terutama dasar-dasar dari ilmu forex itu sendiri.

Sekalipun kamu menggunakan forex trading robot, semuanya perlu persiapan yang matang dimulai dari modal, broker, hingga cara memilih jenis EA yang sesuai dengan emosi dan keinginan kita.

Hal yang paling penting sebelum kamu memulai forex adalah menganggapnya sebagai bisnis betulan, yang mana memerlukan ilmu cara mengatur resiko dan keuangan.

Ini karena bukan hanya modal deposit saja yang harus dipersiapkan, melainkan pembelian atau penyewaan dari robot itu sendiri, serta menyewa VPS untuk menyimpan robot tersebut agar beroperasi selama 24 jam.

Dengan menganggapnya sebagai bisnis betulan, maka kita pun akan mempertimbangkan dan mulai bertanya-tanya, apakah forex trading robot memang mampu menghasilkan uang? Soalnya jika tidak, maka kita akan kehilangan uang yang sangat banyak.

Jadi untuk menjawabnya, mari kita bahas lebih lanjut di sini!

Tak Ada Ketok Magic Dengan Robot Forex

Zaman dulu, orang sangat mengagung-agungkan ilmu sihir, kemudian beralih ke ilmu fisika dan kimia, ilmu kedokteran, dan kini sampai di dunia teknologi informatika berbasis internet.

Robot forex sendiri mungkin bisa kita ibaratkan sebuah magic karena mampu beroperasi sendiri tanpa adanya campur tangan dari kita – cukup dengan settingan di awal-awal saja.

Bayangkan jika kita bisa memiliki robot yang mumpuni, maka ia akan bekerja secara full time tanpa henti dan menjadi mesin uang otomatis buat kita. Passive income terus mengalir secara deras dan membuat kita menjadi orang kaya.

Tapi tunggu dulu, sebelum memiliki ekspektasi tinggi semacam itu, perlu diketahui bahwa forex bukanlah skema cepat kaya. Dan perlu digaris bawahi bahwa forex tidak akan membuat kita kaya dalam waktu singkat.

Semuanya perlu ilmu, termasuk mempelajari forex trading robot yang akan kita gunakan. Faktanya, banyak sekali robot-robot yang lahir setiap hari, tetapi hanya sebagian kecilnya saja yang mampu memberikan cuan secara konsisten.

Makanya, mari kita pelajari lebih dulu sebelum bermimpi menjadi orang kaya, agar pemahaman kita terhadap bisnis ini terlihat realistis.

Jenis Robot Forex

Pertama-tama, mari kita tilik dulu robot berdasarkan jenisnya. Ada tiga jenis robot forex yang bisa kamu gunakan, yaitu fully automated, semi automated dan copy trade.

Singkatnya, fully automated ini merupakan software atau EA yang beroperasi secara 24 jam penuh tanpa adanya campur tangan dari kita. Semua aktivitas berupa order buy atau sell, pemasangan SL dan TP, melakukan pending order, trailing stop, dan menghitung algoritma tertentu – semuanya dilakukan oleh robot secara otomatis.

Sementara untuk semi automated ini bekerja dengan mengirimkan berupa sinyal kepada kita untuk melakukan transaksi. Kita tentunya menjadi seseorang yang menentukan apakah saran tersebut akan diambil atau tidak.

Ada pula copy trade yang juga berjalan otomatis, hanya saja dijalankan oleh manusia betulan, atau robot forex yang mereka miliki. Kelebihan dari jenis robot ini adalah kita memiliki trader profesional di sisi kita untuk mengembangkan portofolio trading dari waktu ke waktu.

Salah satu contoh dari copy trade bisa kamu temukan di Eseries. Kamu tinggal melakukan copy saja dan biarkan para ahli profesional bekerja buat kamu. Tak perlu lagi menyetting ini dan itu, dan tak perlu pula menyewa VPS untuk menyimpan robot kamu tersebut. Semuanya sudah disediakan secara full oleh Eseries.

Berbeda dengan semi automated dan fully automated, yang mana keduanya memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing.

Fully Automated Tidak Secanggih yang Kita Kira

Sangatlah tidak disarankan untuk bergantung pada robot sepenuhnya. Sekalipun EA yang kita gunakan tersebut berjalan otomatis secara penuh, akan tetapi masih harus adanya pemantauan dari waktu ke waktu, agar bisnis kita tidak celaka.

Selain itu, kita pun harus senantiasa memperhatikan kinerja robot yang tengah dijalankan di MT4 atau MT5, soalnya ada kejadian-kejadian yang tak terduga muncul di lapangan, termasuk slippage, requote, hingga internet yang ngadat.

Ingat, setiap strategi forex pastinya memiliki resiko yang wajib kita hadapi setiap hari, sehingga tak ada  jalan pintas untuk menjadi orang kaya di pasar valas.

Forex trading robot memang bisa menganalisa market dengan jauh lebih cepat dari manusia super manapun, tapi perlu kita akui pula bahwa sistem yang digunakan bisa saja memporak-porandakan akun kita secara nyata.

Robot dibuat untuk bertindak, dan tidak berekspresi. Jikalau ada kejadian tak terduga di pasar forex, maka robot tidak akan bereaksi berdasarkan intuisi, akan tetapi berdasarkan logika saja.

Padahal, pergerakan harga dari setiap komoditas (termasuk forex) itu dipengaruhi oleh hukum ekonomi manusia, yaitu permintaan dan penawaran. Ada pula faktor emosi seperti fear and greed (ketakutan dan keserakahan). Belum lagi berita yang tidak tertulis di kalender (bencana alam, serangan teroris, perang, dan lain sebagainya).

Semua kejadian tersebut akan mempengaruhi harga mata uang di negara yang terlibat, dan semuanya melibatkan hubungan antar manusia, sehingga terkadang kita pun harus bereaksi berdasarkan intuisi, dan bukanlah hitung-hitungan secara sistematis.

Dari mana intuisi tersebut datang? Tentunya dari pengalaman. Mustahil robot forex bisa melakukannya, karena tidak akan pernah setara dengan manusia, yaitu makhluk Tuhan yang paling sempurna.

Semi Automated Meningkatkan Intuisi

Semua masalah yang ada pada robot fully automated ternyata bisa ditangani oleh semi automated, karena kita akan langsung berinteraksi dengan market layaknya seorang profesional, berkat sinyal yang diberikan oleh forex trading robot tersebut.

Enaknya lagi, kita akan memiliki kesempatan untuk belajar strategi dari robot tersebut. Pada prosesnya, kita akan melihat secara langsung segala macam kejadian di market forex yang biasanya menggerus emosi kita setiap waktu.

Kita juga akan belajar untuk me-manage emosi dan akun kita, sementara robot bertugas dalam melakukan analisa market.

Kita pun akan terhindar dari kesalahan menganalisa berkat robot yang memiliki pemikiran statis, dan bukan dinamis.

Berbeda dengan manusia yang terkadang akan berpindah dari satu strategi ke strategi lainnya, yang tau-tau dana di akun kita sudah hilang sebanyak 90%.

Hanya saja, semi automated ini mengharuskan kita untuk siap sedia berada di depan chart, sehingga tak cocok dijalankan oleh kamu yang masih memiliki pekerjaan tetap.

Copy Trade Eseries, Gabungan Dari Keduanya

Sekarang bagaimana jika ada tawaran gabungan antara fully dan semi automated? Pasti enak kan?!? Tentunya bisa kamu dapatkan melalui copy trade di Eseries.

Jadi sekalipun kita bisa santai dan menyerahkan semua urusan forex trading kepada robot, akan tetapi terbilang cukup aman karena ada pihak yang mengecek dan menyettingnya untuk kita.

Antara kamu dan robot, ada manusia sungguhan yang menjembatinya. Sehingga masalah yang hadir di fully automated dan semi automated cenderung teratasi dengan sendirinya.

Pilihan ini akan sangat cocok jika digunakan oleh kamu yang masih memiiki pekerjaan tetap, kurang berminat dengan hal teknis dan analisa, ingin menjadi investor secara full, atau buat kamu yang masih tahap belajar tetapi ingin mendapatkan cuan sebagai dukungan dari proses pembelajaran tersebut.

Robot Forex itu Haram!!!

Bukan haram secara agama, melainkan haram secara hukum – setidaknya bagi beberapa broker dalam negeri. Sudah banyak kok, broker-broker yang memblokir penggunaan robot secara permanen, karena dianggap curang dan merugikan banyak pihak (maksudnya merugikan broker itu sendiri).

Padahal, entah itu menggunakan robot ataupun manual, cara kerjanya sama. Kita hanya melakukan buy dan sell, dan tidak ada satupun dari kita tahu secara pasti pergerakan dari harga di masa depan.

Berbeda dengan broker luar, bahkan beberapa diantaranya menyediakan fasilitas bagi para nasabahnya untuk menggunakan robot dan copy trade.

Dengan begitu, balik lagi ke soal lokasi tempat kamu berdagang. Setiap broker juga akan mempengaruhi penggunaan robot tersebut.

Kita ibaratkan seperti keadaan di jalan raya. Mengklakson di jalanan, menyalip pengendara lain, mengebut di zebra cross, dan menerobos lampu merah mungkin sudah lumrah di negara kita. Tapi jika dilakukan di luar negeri, maka bisa-bisa kamu dijebloskan ke penjara.

Begitupun dengan penggunaan robot forex. Jika di broker luar diperbolehkan, maka kita pun tak bisa menyalahkan broker dalam negeri jika mereka melarang penggunaannya.

Robot Tidak Sama Dengan Trading Biasa

Setidaknya ada beberapa broker yang menilainya seperti itu – dan memang demikian adanya. Misalnya jika trading manual, maka kita akan melihat timing yang pas saat dihadapkan dengan situasi no quote (tak ada harga yang tersedia).

Tetapi saat menggunakan robot, biasanya mereka akan terus-menerus melakukan requote sehingga sistem dari broker tersebut akan menganggapnya sebagai spam.

Melakukan requote secara terus-terusan tentunya akan berdampak pada akun kita berdasarkan term and conditions yang telah disepakati bersama saat pendaftaran di broker tertentu.

Jadi praktisnya, pastikan kamu mencari broker yang mengatakan secara jelas bahwa mereka menerima penggunaan forex trading robot! Jika tidak, maka bisa bahaya!

Broker Ingin Terhindar Dari Scambot

Ada pula alasan lain kenapa broker kita mengharamkan penggunaan robot, yaitu – tidak lain dan tidak bukan – adalah karena tempat mereka tak mau dikotori oleh scambot.

Sudah banyak kejadian dimana trader pemula membeli robot di tempat tertentu dengan harapan bahwa portofolio mereka akan tumbuh dengan sangat cepat. Namun nyatanya, robot tersebut ternyata tidak berfungsi dengan baik, dan si penjualnya pun sudah hilang entah kemana. Kategori robot inilah yang disebut sebagai scambot.

Lantas, apa hubungannya dengan broker? Bukankah jika kita rugi akibat robot, mereka malah dapat untung? Enggak sesederhana itu melihat kondisinya, karena akan berdampak pada review.

Para trader akan menyalahkan terhadap berbagai macam faktor, seperti spread yang disediakan oleh broker terlalu lebar lah, sering terkena requote lah, slippage terlalu tinggi lah, dan seribu alibi lainnya.

Dikarenakan broker kita ingin terhindar dari hal-hal yang merepotkan semacam itu, makanya mereka segera mencabut akar masalah secara langsung, yaitu melarang penggunaan robot secara permanen.

Jika masih ngeyel, maka ada sanksi yang begitu keras! Dimulai dari pembekuan aset hingga banned seumur hidup.

Broker Luar Lebih Baik

Nggak juga! Menilai broker forex itu tidak bisa dipukul rata! Sekalipun mereka menyediakan fasilitas penggunaan forex trading robot, akan tetapi harus dilihat dulu dari regulasi yang mereka miliki.

Selain itu, kita pun harus memperhitungkan dari segi spread yang diberikan. Ada banyak strategi yang haram digunakan di broker dengan spread tinggi. Sebut saja robot scalping yang biasanya bertrading di time frame yang lebih rendah.

Melakukan scalpingan di pair ber-spread gemuk tentunya akan membuat profit kita tergerus tanpa ampun.

Akan lebih baik jika kamu menggunakan broker yang sama dengan penjual robot atau penyedia jasa copy trade yang kamu gunakan. Untuk Eseries sendiri, kamu bisa menggunakan broker FBS.

Dengan menggunakan broker yang sama, maka hasil dari copy trade pun akan sesuai dan sejalan.

Tempat Membeli Forex Trading Robot

Jika sudah mantap, maka sekarang saatnya menyiapkan otak dan uang untuk memilih dan membeli robot.

Seni memilih robot sendiri haruslah kamu terapkan agar tidak terjebak dengan mulut manis para marketing.

Beberapa ciri terbaik saat memilih forex trading robot diantaranya adalah memiliki pertumbuhan portofolio yang baik (gain), memilki drawdown rendah di bawah 30%, serta bisa dilakukan dengan modal $1000.

Untuk mencarinya, ada beberapa tempat yang direkomendasikan, yaitu:

  • com. Ini merupakan komunitas pengembang dari MetaQuotes Language 5, yaitu bahasa pemrograman terintegrasi untuk mengembangkan indikator dan strategi perdagangan berbasia Meta Trader. Kamu bisa menemukan produk EA dari yang abal-abal hingga berkualitas di sini.
  • Ccom. Memungkinkan para investor memilih lebih dari 300 sinyal atau copy tradeuntuk disalin. Bahkan ada banyak IB yang juga ikut meramaikan market ini.
  • com. Ada fitur PAMM di sini, yaitu sistem yang memungkinkan kita menanam modal di akun para trader profesional, tanpa harus takut dibawa kabur oleh mereka, karena website ini mengatur segalanya agar terhindar dari hal mengerikan semacam itu.
  • com. Komunitas pertama untuk para forex trader. Kita juga bisa mengintip akun miliknya trader profesional sehingga bisa belajar langsung dari mereka. Ada fitur copy juga yang bisa kita gunakan.
  • biz dan Eseries.id. Khusus buat kamu yang ingin melakukan copy trade di Eseries, maka bisa menggunakan kedua website tersebut. Sejauh ini, Eseries mampu mendapatkan gain hingga lebih dari 1000%!!!!

Di tempat-tempat tersebut, kamu juga bisa memilih robot forex gratis yang dapat didownload kapan saja. Tetapi ingat, jenis gretongan tidak akan memberikan hasil yang seimbang, atau bahkan membahayakan akun kita jika diterapkan langsung pada akun riil.

Forex trading robot yang gratis biasanya hanya berdasarkan pada strategi-strategi dasar dan butuh pengembangan lebih lanjut.

Berbeda dengan jenis yang berbayar dan “berkualitas baik” seperti Eseries, maka sudah pasti menghasilkan cuan karena sudah terbukti secara nyata, dan bisa kamu lihat secara langsung melalui fitur live trading yang disediakan di tempat-tempat yang telah disebutkan di atas.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *